Tentang Gibran

Anak lelaki pertama dari tiga bersaudara. Suami satu-satunya dari istri satu-satunya. Produktif menghasilkan satu anak perempuan yang cantik-padahal-bapaknya-kayak-gini.

CEO di eFishery. Pejuang di hidup. Pembelajar di hati.

24 thoughts on “Tentang Gibran

  1. Assalamu’alaykum,Gibran!

    Lama nggak ketemu di acara Akpro, kemarin liat kamu nge-MC di buber se-ITB, eh sekarang nyasar ke blogmu. Hehe. BTW, bagian ini bikin pengen muntah deh:

    Orang tuanya yang takjub melihat ketampanannya (bener-bener tampan)

    Hehe…keep writing ya!

  2. arin ngomen lagi?
    bawel banget sih nih anak!!!!

    hohohoho…gpp ya… (nge-fans! nge-fans!)
    abis seru sih…
    baca tulisannya (ehmmmffff… gwa panggil lu apa ya chuy?>>>> anak ITB temennya Nadia di kampus yang suka nge-blog juga, halah! panjang, dudul!

    oiyah! arn teh cuma mw bilang, blognya udah di link dari yang arinvsfayra.wordpress.com dg yang di arindunkz.blogspot.com

    okeh! okeh!

  3. wuih…
    jauh uy profesional mah..
    tapi amin lha ya…
    amin ya Allah amin!
    seengga-engganya gwa punya cadangan
    bakal jadi apa gwa suatu hari nanti..hihihi
    ah…

    dirimu nih yang low profile..
    tulisannya udah bagus gini juga,
    kan semua penulis punya gayanya sendiri,
    dan inilah gaya kamu, (yang kalau menurut gwa mah mirip2 gaya tulisnya Andrea Hirata)

    have fun in the writing world aja yakz…
    percuma nulis tapi kitanya ga have fun mah…
    hoho
    (sok ahli! sok ahli!)

  4. mana coba yang mirip moon ryong teh?
    mana?

    aga2 ga ikhlas gitu gwa… hwakakakakak!

    coba lu tonton lagi, then bandingkan dengan benar….
    pasti temen2 lu waktu itu matanya bermasalah.
    HWADEZIG!!!!!

  5. Assalamu’alaykum.Hm…salam ukhuwah dari man yogya 3,kayaknya perlu buanyak belajar nih…tulisannya bagus….semangat maanajah

  6. Pingback: MENGHIDUPKAN NILAI TRADISIONAL RAMADHAN (Gibran’s article) « Share Your Words to the World

  7. kekuatan kata yang asyik dibaca, tambah lagi dalam mengeksplorasi makna, maka kau akan bisa tunjukkan pada dunia setidaknya disana, di tempat kau lahir bahwa kata punya makna..

Leave a Reply