Inspirasi, bukan Jelangkung

Pertama kali membuat resolusi One Day One Post setiap hari Senin-Jumat, saya sempat skeptis. Selain memang langkanya konsistensi dalam hidup saya beberapa tahun terakhir, inspirasi pun kerapkali kering. Bagaimana bisa tiba-tiba langsung menulis rutin harian sedangkan sebelumnya menulis hanya setahun sekali? Skeptisisme ini kemudian dijawab oleh Kek Jamil Azzaini yang mampu menulis tulisan kaya makna tiap hari atau Rene Suhardono yang harus mengisi kolom rutin dengan penuh passion di Kompas: bahwa inspirasi harus dicari, dan itu tidak mustahil.

Inspirasi datang dari hal-hal yang kecil. Seorang koboi yang berjalan di rerumputan lalu kesal karena banyak rumput-rumput yang melekat di kain celananya, justru mendapatkan inspirasi untuk membuat perekat non-kohesif yang biasa diaplikasikan di dompet atau celana orang-orang di seluruh dunia (prepetan). Titik transformasi estetika terbesar di dunia komputer hadir dari inspirasi seorang Steve Jobs dari kuliah sit-in tentang kaligrafi. Inspirasi datang dari hal-hal yang kecil, dan keseharian kita diwujud oleh sekumpulan banyak hal kecil. Hal kecil yang dimaknai mampu memunculkan hikmah dan inspirasi. Sebesar apa kita bisa mengoleksi inspirasi dari hal kecil sehari-hari?

Inspirasi datang dari interaksi. Saya meyakini, setiap manusia memiliki pengetahuan dan pengalaman yang spesifik dan saling mengungguli. Seorang profesor di bidang Fisika Kuantum tidak memiliki pengetahuan beternak seperti peternak kambing di desa dengan pengalaman 25 tahun, begitu pula sebaliknya. Spesifik dan unggulnya pengetahuan dan pengalaman masing-masing manusia dapat menjadi sumber inspirasi. Hari ini saya mendapatkan inspirasi dari pebisnis ternak tentang kebijaksanaan bisnis, dari Syekh Afrika Selatan yang saya temui di pom bensin tentang makna kematian, dan dari kawan-kawan mastermind tentang prospek usaha. Inspirasi yang berharga ini mengandung kebijaksanaan mendalam yang bisa digali.

Inspirasi datang dari refleksi diri. Hal positif dan negatif yang kita lakukan sehari-hari mendesirkan inspirasi; untuk melakukan kebaikan lebih atau memperbaiki kekurangan. Dari malunya diri sendiri ketika diminta membeli bra oleh istrinya, Roy Raymond mendapatkan inspirasi untuk mendirikan outlet lingerie bernama Victoria’s Secret, yang 15 tahun kemudian menjadi perusahaan besar bernilai US$ 500.000.000,00. Thomas Edison mendapatkan inspirasi tentang cara salah membuat lampu pijar dari setiap kegagalan yang ia dapatkan di hari itu. Langkah-langkah hari kita pun bisa menjadi sumber inspirasi.

Terlepas dari itu semua, saya meyakini bahwa Allah adalah sumber inspirasi. Dan inspirasi tersebut ditebar di langit dan bumi: mewujud benih yang menjadi pepohonan yang meneduhkan atau menjadi bintang bercaya yang mengindahkan. Seluas makna dan bentuknya, inspirasi hanya mampu dipetik oleh ia yang berupaya. Bagi saya, inspirasi bukan jelangkung, yang seketika datang tanpa jemputan dan pulang tanpa antaran.

Leave a Reply